Pages

Senin, 06 Januari 2014

Turun Harga, Elpiji 12 Kg Akan Dibanderol Rp82.200

JAKARTA - Pemerintah telah menginstruksikan PT Pertamina (Persero) untuk menurunkan harga elpiji 12 kilogram (kg). Sebelumnya, harga jual elpiji ini telah dinaikkan oleh Pertamina.

Alhasil, jika sebelumnya Pertamina menaikan harga elpiji 12 kg sebesar Ro3.959 per kg, atau menjadi Rp117.708 per tabung, maka besaran kenaikan itu diperkecil, atau harganya kembali diturunkan.

"Naiknya jadi Rp1.000 per kg, mulai pukul 00.000 tengah malam nanti," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan di Jakarta, Senin (6/1/2013).

Dengan kenaikan harga Rp1.000 per kg, maka harga elpiji 12 kg akan menjadi Rp6.850 per kg (mengacu kepada harga berlaku yang ditetapkan pada Oktober 2009 yaitu Rp5.850 per kg). Dengan demikian, harga elpiji 12 kg akan sekira Rp82.200 per tabung.

Dahlan mengungkapkan, turunnya elpiji 12 kg ini diturunkan lantaran dianggap terlalu memberatkan untuk masyarakat. Penurunan harga ini dilakukan setelah adanya teguran dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Penurunan itu akan berlaku mulai hari ini. (Turunnya itu) mulai nanti malam jam 00.00," kata Dahlan di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta, Senin (6/1/2014).

Sebelumnya, SBY menekankan prinsip yang dipilih pemerintah dalam kebijakan harga Elpiji 12 kg tersebut agar Pertamina dan negara tidak terus menerus dirugikan, apalagi dalam jumlah yang besar sebagaimana yang ditemukan oleh BPK. (wdi)

http://economy.okezone.com/read/2014/01/06/19/922262/turun-harga-elpiji-12-kg-akan-dibanderol-rp82-200

komentar :

Menurut saya, PT Pertamina kurang tegas dalam menetapkan harga elpiji di tingkat agen. Kondisi tersebut membuat beban kenaikan harga elpiji 12 kilogram semakin berat dirasakan masyarakat. Harga harus dibatasi sampai pelanggan itu maksimal sekian. Jadi, margin agen, distributor, termasuk biaya transportasinya itu harus ditegaskan. Dengan demikian, agen tidak bisa seenaknya menetapkan harga jual elpiji 12 kg ke masyarakat. pemberlakuan harga elpiji 12 kg di pasar ini sangat sensitif. Sebab, jika dibiarkan kenaikannya menggila akan mengakibatkan migrasi ke elpiji 3 kg. Karena, itu hanya akan menambah subsidi ujung-ujungnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar