Pages

Jumat, 01 November 2013

9. RI Terbaik di Dunia dalam Keuangan Mikro Syariah

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Negara-negara muslim di dunia memiliki lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) sebagai wujud penerapan prinsip ekonomi syariah.  Meskipun begitu, keterjangkauan LKMS hanya didominasi oleh tiga negara yaitu Indonesia, Bangladesh dan Afghanistan dengan presentase sekitar 80 persen.  Director International Islamic Law and Finance Centre Singapore Management University Andrew White menilai dari ketiga negara itu, Indonesia adalah pemimpin dalam pengaplikasian LKMS atau yang dikenal dengan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT).  
"Indonesia yang terbaik di dunia dalam keuangan mikro syariah," ujar Andrew.  Andrew menyatakan hal itu dalam seminar bertajuk Poverty Alleviation Through Islamic Microfinance: The BMT Model in Indonesia yang diselenggarakan oleh The International Islamic Law and Finance Centre Singapore Management University di Singapura, Jumat (25/10).  Acara turut dihadiri oleh Majelis Pengurus Pusat Perhimpunan BMT Indonesia dan segenap peserta yang berasal dari akademisi dan masyarakat umum di Singapura.
Senada dengan Andrew, Duta Besar Singapura untuk Kuwait Zainul Abidin Rasheed turut mengapresiasi kiprah BMT di Indonesia, khususnya dalam hal pengentasan kemiskinan dan perluasan pembiayaan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).  "Contoh terbaik dari keuangan mikro syariah adalah model BMT di Indonesia," kata Rasheed.  Sekadar catatan, sebagian besar BMT di Indonesia memiliki dua latar belakang pendirian dan kegiatan yang hampir serupa yakni lembaga keuangan mikro dan lembaga keuangan syariah.
Sumber :
Analisis :
Menurut saya, dunia internasional saat ini takut dengan gerakan ekonomi syariah yang berasal dari Indonesia. Bukan dari negara Timur Tengah . dikarenakan :
Pertama, ekonomi syariah di Indonesia merupakan gerakan rakyat (people movement). Bukan gerakan yang didorong oleh pemerintah mau pun orang kaya, ekonomi syariah yang gerakan rakyat dari bawah. Berbeda dengan Malaysia yang dibantu oleh pemerintah.
Alasan kedua, gerakan ekonomi syariah di Indonesia bertujuan untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Gerakan tersebut juga bertujuan untuk mengurusi hak asasi manusia, "Jadi, banyak orang merasakan manfaat dari ekonomi syariah. semakin besar gerakan BMT, rakyat akan semakin senang. Sebab, kemampuan BMT untuk memberikan bantuan semakin besar. 
Alasan ketiga, gerakan ekonomi syariah di Indonesia dilakukan secara serius, tulus dan ikhlas. Di Indonesia bukan gerakan kosmetik semata. Melainkan gerakan yang bertujuan untuk menegakkan islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar