Kisah seorang Ayah di kota x: Berangkat pagi buta sebelum anak-anak bangun, pulang larut malam, anak-anak sudah tidur.. Kalopun sampe rumah sebelum anak-anak tidur, ketika anak-anaknya kangen dan ngajak main, ketika anaknya salah sedikit atau agak berisik, yang ada anaknya diomelin.. Sebel sama boss? Ada masalah ama kerjaan? Koq orang rumah yang kena sasaran?
Kisah seorang Anak di kota y: Selepas mulai memiliki penghasilan sendiri, seringnya diabisin buat jajan, beli gadget terbaru, traktir temen-temen, traktir cem2an, beli ini itu buat sendiri. Buat ayah ibunya yang mendoakan setiap saat mana? Buat beliau berdua yang telah membesarkan kita mana? Buat kedua orang paling berjasa yang umurnya semakin bertambah itu.. mana?
SALAH PRIORITAS..
Kadang kesibukan membuat sebagian besar manusia jadi lupa PRIORITAS nya apa.. Yang mana yang perlu didahulukan dari yang lainnya.. Tekanan kehidupan membuyarkan pikiran dan hati kita dari apa-apa yang seharusnya kita utamakan.
Sobat-Motty, luangkan waktu sejenak untuk berhenti dan bertanya kepada diri kita “Apakah aku sudah mengurutkan PRIORITAS utama ku di atas yang lainnya?”
Buat yang sudah memiliki buah hati, pandang wajahnya, sudahkan kita memberikan waktu yang berkualitas untuk si ganteng/cantik yang haus akan kasih sayang itu? Bahwasannya setiap detik dari tingkah polahnya ngga akan terulang, setiap momen bersamanya teramat berharga untuk dilewatkan. Apakah momen berharga itu ia habiskan bersama kita atau bersama baby sitter nya?
Buat yang masih memiliki orang tua,
ingat-ingat wajah ayah ibu kita, hitung jumlah kerutan di wajahnya,
mereka berdua tak pernah berharap kita memberikan apapun kepada mereka,
tapi adalah sebuah kebanggaan dan kebahagiaan tak ternilai ketika kita
bisa menghadiahkan sesuatu yang istimewa buat mereka, meskipun nilainya
tak akan pernah bisa membalas jasa mereka yang telah mencurahkan setiap
tetes kasih sayangnya kepada kita. 
Selamat mengutamakan yang utama Sobat-Motty.. #bigHUG and See you in the SKY!sumber : http://motivatweet.com/2012/06/salah-prioritas.php
Tidak ada komentar:
Posting Komentar