Pages

Selasa, 20 Desember 2011

Cangkir (Motivasi)


Seorang pemuda ke dapur dan kembali membawa teko kopi panas.
Disebuah nampan ia membawa bermacam macam cangkir.
Ada yang terbuat dari kaca,kristal,melamine,dan plastik.
Beberapa cangkir nampak indah dan mahal.
Tetapi ada juga yang bentuknya biasa biasa saja dan terbuat dari bahan yang murah. 

" Silahkan masing masing mengambil cangkir dan menuang kopinya sendiri"
Sang pemuda mempersilahkan tamu tamunya. 



Setalah masing masing sudah memegang cangkir berisi kopi,pemuda itu berkata, 

"Perhatikanlah bahwa kalian semua memilih cangkir cangkir yang bagus dan yang tertinggal kini hanya cangkir murah dan tidak begitu menarik.
Memilih yang terbaik adalah hal yang normal.
Tetapi sebenarnya justru disitulah persoalannya.
Ketika kalian tidak mendapatkan cangkir yang bagus,perasaan kalian menjadi terganggu.
Kalian mulai melihat cangkir cangkir yang dipegang orang lain dan membandingkannya dengan cangkir yang kalian pegang.
Pikiran kalian terfokus kepada cangkir,padahal yang kalian nikmati bukanlah cangkirnya,melainkan kopinya."



Sesungguhnya kopi itu adalah kehidupan kita,sedangkan cangkirnya adalah pekerjaan,jabatan,uang,dan posisi yang kita miliki.
Jangan pernah membiarkan wadah dari kopi memperngaruhi kopi yang kita nikmati.
Orang boleh saja menaruh kopi ke dalam gelas kristal yang sangat mahal dan indah,tetapi belum tentu mereka mendapatkan dan dapat merasakan nikmat dari kopi tsb. 
Artinya,ada sebagian orang yang menurut penglihatan jasmani kita nampak begitu beruntung dan berbahagia,tetapi belum tentu mereka dapat menikmati indahnya karunia kehidupan yang diberikan oleh Allah. 



Mari kita belajar menghargai dan mensyukuri hidup ini,karunia Allah yang tiada tara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar